jembatan penghubung dua desa

mimpi warga memiliki jembatan jadi kenyataan

NUNUKAN TMMD ke-105 yang dikoordinir oleh Kodim 0911/Nunukan, kini terus dikerjakan secara gotong-royong antara TNI dan masyarakat, tujuannya agar pembangunan yang selama ini didambakan oleh warga Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan bisa terwujud. Salah satu mimpi ratusan jiwa warga desa yang mayoritas warganya kebidupan mereka sebagai petani itu adalah desa mereka memiliki akses jembatan, ternyata menjadi kenyataan.

Pembangunan jembatan merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-105 Kodim 0911/Nunukan yang menghubungkan antara Desa Lapri dengan Desa Seberang kecamatan Sebatik Utara.

"Bahwa jembatan ini merupakan penghubung antar dua desa yaitu desa Seberang dan desa Lapri. Jembatan ini juga merupakan akses transportasi bagi warga salah satunya bagi anak-anak yang akan menuntut ilmu di sekolah SMAN 1 di kota Kecamatan Sebatik Utara, ungkap Dandim 0911/Nunukan, Letkol Czi Abdillah Arif, S.I.P.

Dandim menegaskan, pembangunan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Untuk itu pihaknya berupaya agar pembangunanya selesai tepat waktu.

TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari, di waktu tersebut jembatan ini harus selesai dikerjakan,tandasnya.

Lanjut Dandim 0911/Nunukan juga menambahkan dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan diharapakan dilakukan dengan kerja penuh semangat.

Kepada anggota Satgas harus semangat bekerja. Agar Program TMMD ini dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Semoga kedepannya pembangunan jembatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pungkasnya. (17/07)